Skip to main content
Kembali ke Blog
Keberlanjutan

Jasa Konsultasi ISCC EU: Solusi Rantai Pasok Berkelanjutan

Pendampingan memenuhi persyaratan ISCC EU secara sistematis — traceability, mass balance, perhitungan emisi GRK (GHG), hingga simulasi audit menuju kesiapan sertifikasi ekspor.

Tim Digital Marketing PT DMS

Permintaan pasar global terhadap produk berkelanjutan terus meningkat, terutama pada sektor bioenergi, biomassa, minyak sawit, limbah organik, dan berbagai komoditas berbasis hayati. Salah satu skema sertifikasi yang banyak digunakan untuk membuktikan keberlanjutan rantai pasok adalah International Sustainability and Carbon Certification European Union (ISCC EU).

Mengapa Perusahaan Membutuhkan Jasa Konsultasi ISCC EU?

ISCC EU merupakan skema sertifikasi yang diakui secara internasional untuk mendukung kepatuhan terhadap kebijakan energi terbarukan Uni Eropa, khususnya Renewable Energy Directive (RED II) dan pengembangannya dalam RED III. Bagi perusahaan yang ingin memasuki pasar ekspor Eropa, memenuhi persyaratan ISCC EU bukan sekadar memenuhi dokumen administratif. Organisasi juga perlu membangun sistem pengendalian rantai pasok, menerapkan mekanisme mass balance, melakukan penghitungan Greenhouse Gas (GHG) Emissions, hingga memastikan seluruh pemasok memenuhi persyaratan keberlanjutan.

Tahapan Pendampingan dalam Layanan Jasa Konsultasi ISCC EU

Pendampingan ISCC EU umumnya dilakukan secara bertahap agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara efektif. Tahap pertama adalah gap analysis, yaitu proses mengevaluasi kondisi perusahaan dibandingkan dengan persyaratan ISCC EU.

Selanjutnya dilakukan penyusunan sistem dokumentasi, termasuk prosedur traceability, pencatatan aliran material, serta mekanisme mass balance. Tahapan berikutnya adalah penyusunan metode perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GHG Emissions) sesuai metodologi yang diakui dalam skema ISCC EU. Setelah seluruh dokumen dan sistem operasional siap, perusahaan biasanya melakukan audit internal atau simulasi audit sebelum menghadapi audit sertifikasi.

Integrasi ISCC EU dengan ISO 14001:2015 dan ISO 9001:2015

Implementasi ISCC EU akan semakin efektif apabila didukung oleh sistem manajemen yang telah terdokumentasi dengan baik. ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan) membantu organisasi mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengurangi dampak lingkungan, sedangkan ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu) berperan dalam membangun proses operasional yang terdokumentasi dan konsisten untuk mendukung pemenuhan persyaratan traceability dan pengendalian rantai pasok.

Panduan Memilih Jasa Konsultasi ISCC EU yang Tepat

Beberapa aspek yang dapat dipertimbangkan antara lain pemahaman terhadap regulasi Renewable Energy Directive (RED II/RED III), pengalaman dalam penyusunan sistem mass balance, kemampuan menyusun dokumentasi traceability, serta penguasaan metodologi perhitungan GHG Emissions. Penting pula memastikan bahwa penyedia layanan memahami karakteristik industri yang dijalankan perusahaan.

Penutup

Penerapan ISCC EU menjadi langkah strategis bagi perusahaan yang ingin memperkuat kredibilitas produk berkelanjutan dan memenuhi persyaratan pasar internasional. Dengan proses yang mencakup evaluasi awal, penyusunan sistem traceability, penghitungan emisi gas rumah kaca, hingga simulasi audit, perusahaan memerlukan perencanaan yang matang agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara optimal.

Lainnya di Keberlanjutan

  • Keberlanjutan

    Jasa Konsultasi ISCC PLUS: Sertifikasi Produk

    Pendampingan terstruktur menyiapkan sistem, dokumentasi traceability, dan mass balance untuk sertifikasi ISCC PLUS — dari gap analysis hingga simulasi audit internal.

  • Keberlanjutan

    Jasa Identifikasi Nilai Konservasi Tinggi: Solusi NKT

    Asesmen NKT yang sistematis — scoping study, survei lapangan, analisis data enam kategori NKT, hingga penyusunan laporan dan rekomendasi pengelolaan kawasan.

  • Keberlanjutan

    Jasa Konsultasi ISPO: Solusi Sertifikasi Sawit

    Pendampingan sistematis menuju sertifikasi ISPO — gap analysis, penyusunan dokumentasi operasional, implementasi sistem, hingga audit internal untuk industri kelapa sawit.

Chat with us